Seperti biasa, gua memulai resensi dengan curhat dulu
jadi jadi, gua tau film ini pas lagi iseng-iseng nyari tentang stephen king di youtube (kepengaruh ‘IT’), dan akhirnya gua nemuin ini The Mist, dan gua liat liat trailernya, entah kenapa seru *keliatannya*, dan di youtube banyak orang yang protes dengan endingnya, dan sampe suatu saat gua nemu filmnya, yeaaa
dan gua pantengin deh tuh film. Nah ayo mulai resensiii!
Film The Mist sendiri udah keluar cukup lama, tahun 2007. Film ini diangkat dari novella karya stephen king, berjudul sama yang ditulis tahun 1980.
Kisah the Mist dimulai dengan seorang pelukis yang ngelukis di rumahnya, dan di luar rumahnya lagi ada badai. badainya luar biasa, sampe-sampe kondisi satu kota itu jadi berantakan. Nah, si pelukis itu adalah David Drayton. Keesokan harinya, pas badai udah reda, david dan anaknya, billy dateng ke supermarket. Masalah dimulai saat tiba-tiba kabut merebak ke kota itu, orang-orang yang kaget masih bersikap biasa aja. Dan kemudian, ada suara sirine keras, dan seorang polisi dateng masuk sambil teriak ‘there is something in the mist’, dan dari sanalah, perjuangan puluhan orang di dalam supermarket, untuk dapat bertahan hidup.
Secara pribadi, gua demen banget suasana cerita begini. Kondisi dimana sekelompok orang harus bertahan hidup dari sesuatu-yang-bukan-orang. Nah serangan serangan ‘sesuatu’ dateng dari luar supermarket, orang-orang mati satu persatu. Hingga akhirnya seorang wanita (yang dongkolin banget -,-) bilang kalau ini semua adalah tanda akhir zaman, awalnya orang-orang gak percaya dan abaikan dia, tapi sampai ada suatu kejadian yang bikin dia selamat dari ‘sesuatu’, dan orang-orang dalam supermarket itupun mendengar apa yang dibilang si wanita ini, Carmody. Carmody mungkin berasa di atas angin, dia bilang kalau dia utusan Tuhan dan segala macemnya, bahkan orang yang nentang dia dibunuh dengan sadis. Nah, jadi masalah gak dateng dari luar aja (kabut) tapi juga dari dalem supermarket itu sendiri (carmody)
Akhirnya, mereka semua yang menolak carmody keluar dari supermarket, mereka adalah David, billy, sepasang kakek nenek super (mereka berani nentang carmody saat pembunuhan sadis), dan seorang wanita yang terus ngejaga billy, kalo gak salah dia kasir (gua lupa namanya). Mereka berhasil kabur dari supermarket, dan “”sesuatu”" terjadi, dan sesuatu itulah yang bikin endingnya luar biasa.
Ending dari film ini kan gak mungkin gua kasih tau, tapi intinya, endingnya ini bener-bener, ergh, mantep dan luar biasa, entah dalem artian positif atau negatif, gua bener-bener bingung harus nyikapin gimana.
Komentar gua secara pribadi, gua suka tema film ini, terus juga, gua dongkol banget sama Carmody di khotbah2nya, gak kebayang gimana kalo gua lagi di kondisi itu. Gua juga suka perlawanan orang orang ke ‘sesuatu’ itu. Dan gua suka ost di film ini, Dead can dance – Host of seraphim, dead can dance dipadukan dengan kondisi kota yang hancur karena ‘sesuatu’ di dalam kabut benar-benar memukau dan luar biasa. Dan pada akhirnya, gua nyesek banget sama endingnya ):
Nah, makanya, tonton aja filmnya dan ikutan nyesek dengan ending film ini
overall, dari 10, fim ini dapet 7
silakan menikmati The Mist